Skip navigation

Struktur Dasar Bahasa Inggris

Kemampuan berbahasa Inggris, baik aktif (percakapan) maupun pasif (menulis/menerjemahkan), keduanya mensyaratkan penguasaan struktur (tata bahasa) dasar bahasa Inggris yang memadai. Sukar tidaknya tata bahasa Inggris tergantung pada pendekatan ataupun metode yang digunakan. Jika pengajaran bahasa belum beranjak dari cara-cara konvensional, seperti harus menghafal “ 16 tenses ” , “passive voice ”, dan berbagai pola rumit lainnya, maka bahasa Inggris membutuhkan konsentrasi penuh serta waktu yang panjang. Sebaliknya, jika cara-cara praktis dan mudah yang tempuh, maka insya Allah bahasa asing ini akan mudah dipelajari dan dipraktekkan.
Karena itu, dalam buku kecil dan sederhana ini akan diketengahkan struktur dasar bahasa Inggris yang dijabarkan ke dalam pola-pola sebagai berikut:
Read More »

URGENSI ILMU DAN AGAMA DALAM
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Oleh : Djafar Muhtar Asiari

Pendahuluan
Semangat Renaissance dan implikasinya, disadari atau tidak, masih terasa sampai sekarang. Dari itu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu cepat dan spektakuler. Ilmu dan terapannya itu telah menjanjikan dan memberikan kemudahan bagi hidup dan kehidupan manusia, pengembangan ilmu, kebudayaan dan lain-lainnya. Secara implisit kita umat manusia dituntut mampu memanfaatkannya untuk menciptakan kesejahteraan, keharmonisan dan keindahan yang terpadu.
Read More »

Aktifitas Pendidikan Islam di masa tiga kerajaan besar
( kerajaan Usmani, Safawi dan Mughal)
Oleh : Thariq Modanggu

I. PENDAHULUAN
Tak sulit disepakati bahwa pendidikan merupakan masalah yang sangat urgen dan aktual sepanjang zaman. Dengan pendidikan, orang mengerti akan dirinya plus segala potensi kemanusiaannya, lingkungan masyarakat, alam sekitar dan yang lebih dari semua itu adalah dengan adanya pendidikan manusia dapat menyadari sekaligus menghayati keberadaannya di hadapan Khaliknya.
Urgensi dan aktualitas pendidikan –terutama sekali- sangat ditentukan oleh banyak hal, antara lain; (1) kondisi geografis dan demografis; (2) kondisi sosio-kultural suatu komunitas; dan (3) tingkat perkembangan budaya dan peradaban manusia. dan merupakan suatu hal yang natur bila ketiga kondisi ini senantiasa berubah dan bergerak dinamis.
Read More »

TEORI PENDIDIKIAN;
PERSPEKTIF ANALISIS KEBIJAKAN
Oleh : Thariq Modanggu

A. Pendahuluan
Pada tataran empirik, sumber daya manusia yang kualified terbukti menjadi faktor yang sangat dominan dalam mendorong keberhasilna pembangunan dan kemajuan suatu bangsa. Sebagai contoh, negara-negara Asia seperti Jepang, Korea selatan, Taiwan, Hongkong dan Singapura, yang dipakai sebagai indikator kebangkitan ekonomi Asia, ternayata landasan kemajuan ekonominya tidak bertumpu pada sumber daya alam yang melimpah, tetapi sesungguhnya lebih mengendalkan kualitas sumber daya manusianya.
Dalam kaitan itu, Bank dunia mengemukakan bahwa faktor utama yang mendoong pembangunan Asias Timur adalah kemampuan bidang pendidikan, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
Deskripsi di atas merupakan salah satu well-processed dari pendidikan yang cukup sentral dalam kehidupan manusia. Pendidikan itu sendiri terus mengalami perubahan yang selalu dinamis, bahkan dalam batas – batas tertentu cenderung unpredictable

Read More »

BERPIKIR ILMIAH
Sarana, Pembudayaan dan Beberapa Prosesnya
Oleh: Muhtadin Dg. Mustafa

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seorang anak usia taman kanak-kanak yang dibawa berjalan-jalan ke kebun binatang akan mengajukan berbagai macam pertanyaan. Pertanyaannya sering sekali mengejutkan karena tidak diduga semula. Ia mungkin bertanya mengapa gajah berbelalai dan mengapa burung kakinya hanya dua. Prilaku seperti ini adalah khas menjadi naluri untuk manusia, yang tampak utamanya ada di dalam otak.
Read More »

Al-Quran, Ilmu, dan Filsafat Manusia
Selasa, 2009 Oktober 27
Muhammad Christyan Putra Doni, Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, Indonesia
Al-Quran Al-Karim dalam kaitannya dengan perkembangan ilmu dan filsafat manusia, dapat disimpulkan mengandung tiga hal pokok:
Pertama, tujuan.
Read More »