Skip navigation

Struktur Dasar Bahasa Inggris

Kemampuan berbahasa Inggris, baik aktif (percakapan) maupun pasif (menulis/menerjemahkan), keduanya mensyaratkan penguasaan struktur (tata bahasa) dasar bahasa Inggris yang memadai. Sukar tidaknya tata bahasa Inggris tergantung pada pendekatan ataupun metode yang digunakan. Jika pengajaran bahasa belum beranjak dari cara-cara konvensional, seperti harus menghafal “ 16 tenses ” , “passive voice ”, dan berbagai pola rumit lainnya, maka bahasa Inggris membutuhkan konsentrasi penuh serta waktu yang panjang. Sebaliknya, jika cara-cara praktis dan mudah yang tempuh, maka insya Allah bahasa asing ini akan mudah dipelajari dan dipraktekkan.
Karena itu, dalam buku kecil dan sederhana ini akan diketengahkan struktur dasar bahasa Inggris yang dijabarkan ke dalam pola-pola sebagai berikut:
A. Pola dasar murni
1. Bentuk sekarang/rutinitas/kebenaran
Pola ini berfungsi untuk mengekspresikan atau menyatakan suatu perbuatan atau aktifitas yang menjadi kebiasaan, rutinitas, ataupun sesuatu yang sudah menjadi ketentuan/kebenaran
Pokok/pelaku + Kata kerja I + Objek + Ket.

I
You
We Speak
They English every day
He
She Speaks
It
Contoh:
1. We speak English every day
2. She speaks English every day
3. I study every night
4. He studies every night
Catatan:
a. Untuk membuat kalimat negatif atau menyangkal, sesudah pelaku/pokok kalimat perlu disisipkan do not atau does not dengan ketentuan sebagai berikut:

I
You do not
We
They kata kerja pertama
He
She does not
It
b. Untuk membuat kalimat bertanya, do dan does diletakkan di awal kalimat. Contoh; do you study English every day?.
Pertanyaan ini dapat dijawab dengan dua kemungkinan; yes I do atau no, I don’t.
c. Keterangan waktu yang digunakan untuk pola ini adalah
every day : setiap hari
every week : setiap minggu
every night : setiap malam
every month : setiap bulan, dan lain-lain
d.Keterangan frekuensi yang dapat digunakan
always : selalu
everytime : setiap saat
often : sering
sometime : kadang-kadang
seldom : jarang
ever : pernah
never : tidak pernah
2. Bentuk lampau
Bentuk kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan kegiatan atau peristiwa yang terjadi di masa lampau.
Pokok/pelaku + K. kerja II + Objek + Keterangan

I
You got
We
They the tools yesterday
He
She got
It
Contoh:
1. He went to Manado last week
2. Ani wrote a letter to her mother at village
3. The teacher gave us explanation three days ago
a. Untuk membuat kalimat negatif atau menyangkal, sesudah pelaku/pokok kalimat disisipkan did not sebagaimana contoh :
I
You
We
They did not + k. kerja 1
He
She
It
b. Untuk membuat kalimat bertanya, did diletakkan di awal kalimat. Contoh; did you meet Ali yesterday?.
Pertanyaan ini dapat dijawab dengan dua kemungkinan; yes I did atau no, I didn’t.
c. Keterangan waktu yang digunakan
Yesterday : kemarin
Two days ago : dua hari yang lalu
Last week : minggu lalu
Last month : bulan lalu
Last year : tahun lalu
B. Pola kalimat dengan kata bantu
1. Dengan am, is, are

Pokok/pelaku Kata Bantu Bentuk kata

I am/was
You 1. Kata benda
We are/were 2. Kata sifat
They 3. Kata kerja I + ing (sedang) 4. Kata kerja III (di/ter)
He 5. Kata Keterangan
She is/was (waktu dan tempat)
It
a. He is a businessman
b. They are clever
c. We are studying English
d. The letter is written by Amir
e. Ali was at home yesterday
f. It is five o’clock
Catatan : was/were adalah bentuk lampau dari is/are

2. Dengan modals
modal adalah sekelompok kata bantu yang banyak digunakan dalam membentuk kalimat. Kata-kata yang termasuk modal adalah:

sekarang lampau arti.
Can could sanggup, mampu
Will would akan
Shall should akan
Must= have to had to harus
May might boleh

Tuntutan pemakaian modal dapat dilihat pada pola berikut :

Pokok/pelaku + modals + K. kerja 1 + ket.

I
You
We must visit the moseum
They tomorrow
He must be diligent
She
It

Dari pola di atas tampak bahwa :
– sesudah modal harus diikuti kata kerja asal atau kata kerja bentuk pertama
– jika modal diikuti oleh selain kata kerja maka antara modal dengan kata tersebut harus diantarai oleh “be”.
Secara spesifik, masing-masing penggunaan modal dapat dilihat sebagai berikut :
a. Can, dipakai untuk menyatakan
1. kesanggupan
contoh :
– she can speak english
(dia bisa berbahasa inggris
– Ali can drive a car
(Ali dapat mengendarai mobil)
2. permintaan izin
contoh :
– can I borrow your english book ?
bolehkah saya meminjam buku bahasa inggrismu
– can I visit you right now
bolehkah saya mengunjungimu saat ini ?
b. could adalah bentuk lampau dari can, tetapi penggunaannya tidak selamanya berarti lampau. Hal ini tergantung pada konteks ataupun konstruksi kalimatnya.
1. could sebagai bentuk lampau dari can
– Maimun could dance when she was child
(Maimun bisa menari sejak masih kecil
– He could not visit you because he was ill
(dia tidak bisa mengunjungi anda sebab ia sakit
2. permintaan dengan sopan
– could you help me ?
sudikah anda menolong saya
– could you take me there ?
sudikah anda mengantar saya kesana ?
3. kemungkinan
– Lia could be at home rignt now
Mungkin Lia berada dirumah saat ini
– She could be very angry to you
Dia mungkin sangat marah padamu
C. Will, digunakan :
1. menyatakan perbuatan yang “akan” datang
– I will go to Makassar next monts
Saya akan pergi ke Makassar bulan depan
– Mansur will go to Tapa next week
Mansur akan pergi ke Tapa minggu depan
2. permintaan atau penawaran
– will you go wih me ?
maukah kamu pergi bersama saya
– will you take the book for me ?
– maukah kamu mengambil buku itu untukku ?
D. Would, digunakan sebagai :
1. bentuk lampau dari will yang berarti “akan”
– Andi would not write the letter if hi got the money
Andi tidak akan menulis surat itu jika dia mendaparkan uang itu
2. Suatu permohonan/permintaan yang sopan
– would you please give the book?
Apakah Anda berkenan memberikan buku itu?
3. Jika would digabung dengan kata like maka artinya menunjukkan hasrat atau keinginan
– I would like to go alone
Aku ingin pergi sendirian
4. Jika digabung dengan kata rather maka artinya lebih suka
I would rather be a teacher than a doctor
Saya lebih suka menjadi guru daripada menjadi doktor]
b. Shall, digunakan untuk menyatakan
1. I shall go to my village
Saya akan pulang kampung
2. We shall invite them
Kami akan mengundang mereka
3. menawarkan bantuan
Shall I prefare coffee for you?
Apakah Anda mau saya sediaakan kopi
4. Untuk menunjukkan perjanjian
I shall meet my mother
Saya berjanji akan menemui ibu saya
c. Should, digunakan untuk menyatakan:
1. Bentuk lampau dari shall
Upik should go when Ita came
2. Suatu anjuran (hendaknya, sebaiknya)
You look tired, so you should take a rest
Kamu kelihatannya capek, jadi hendaknya ke dokter
d. May, digunakan untuk menyatakan:
1. permohonan izin
May I borrow your bycicle? Yes, You may
(bolehkah aku pinjam sepedamu?)
2. permohonan atau harapan
May God bless you
e. Might adalah bentuk lampau (past tense) dari May, namun pemakaiannya juga dapat untuk masa kini atau masa datang.
Ria might be late yesterday
(mungkin Ria terlambat kemarin)
f. Must adalah kata kerja bantu yang berarti harus atau wajib, digunakan untuk menyatakan :
1. keharusan/mesti
you must believe me
kau harus percaya padaku
2. dalam kalimat menyangkal (negative) dan membuat jawaban dari
kalimat tanya, selalu digunakan NEED NOT atau atau Needn’t
bukan musn’t (must not)
he need not come here again
(dia tak perlu datang ke sini)
3. Must not (musn’t) menunjukkan (berarti) larangan atau tidak boleh.
You must not smoke in the library
(anda dilarang merokok didalam perpustakaan)

4. Must = Have to (she/he has to) berarti harus.
He must (or have to) work hard
(ia harus bekerja keras)

5. Must tidak mempunyai bentuk past tense
Bentuk lampau yang “harus mesti” adalah HAD TO, dan bentuknya sama untuk semua obyek.
I had to meet my father yesterdey
(saya kemarin harus berjumpa dengan Ayahku)

3. Dengan Have / has
Paling tidak, ada tiga penggunaan have, sebagaimana penjelasan berikut:

I
You have
We – k. kerja III (telah/sudah)
They – k. benda (mempunyai) – k. benda + – k. kerja III (menyuruh)
He
She has
It

C. Pola pertanyaan
Pada dasarnya ada dua model pertanyaan dalam
Bahasa Inggris yaitu:
1. Menggunakan kata tanya, sebagai berikut:
Kelompok kata tanya
what : apa
when : kapan
why : mengapa
who : siapa
how : bagaimana
how many : berapa banyak
how many times : berapa kali
how many kinds : berapa macam
how long : berapa lama
how much : berapa harga
how far : berapa jauh

cara bertanya: k. tanya + k. bantu + Subjek

– where do you go every morning?
kemana kamu setiap pagi?
– how much is it?
berapa harganya?
– why does she leave you?
mengapa dia meninggalkanmu?
– how many times do we get scholarship?
berapa kali kita memperoleh beasiswa?
2. Pernyataan bermakna “apakah” (dengan jawaban yes atau no)
Pertanyaan yang menghendaki jawaban yes atau no
Tidak menggunakan kata tanya (dalam kata tanya di atas)
melainkan dengan menggunakan kata bantu (do, does, did, have, has dan will cs.)
Contoh:
1. Do you understan what the teacher explains ?
yes I do atau no Islam don’t
2. Did Ali meet you yesterday
yes he did, atau no he didn’t
2. Have you taken it?
Yes I have atau no I haven’t
3. Will you go to Manado tomorrow?
Yes I will, atau no I won’t

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: